background

e-SPPT PBB-P2 Tahun 2021

e-SPPT PBB-P2 Tahun 2021

Berikut Materi Terkait e-SPPT PBB-P2 Tahun 2021

  1. Pengumpulan Data oleh UPPPD melalui koordinasi dengan Kelurahan, RT/RW
    • Nomor Objek Pajak (NOP)
    • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
    • Nomor Handphone
    • Alamat email
  2. Verifikasi Data yang dikumpulkan oleh UPPPD
  3. Penerbitan dan penyampaian SPPT PBB-P2 secara elektronik
  4. Notifikasi SMS kepada wajib pajak yang terverifikasi berisi informasi
    • SPPT PBB-P2 2021 sudah terbit
    • NOP, Tahun Pajak, Ketetapan
    • Nomor Handphone
    • Link untuk mendaftar dan mengunduh e-SPPT PBB-P2 2021
  5. Wajib Pajak mengunduh e-SPPT PBB-P2 di : https://pajakonline.jakarta.go.id/esppt

Ya, e-SPPT PBB-P2 akan memuat detail informasi seperti : Objek Pajak, Wajib Pajak, luas bumi, luas bangunan, NJOP bumi per meter, NJOP bangunan per meter, tarif pajak, serta jumlah PBB terutang.

Pemberian informasi kepada Wajib Pajak terkait link unduhan e-SPPT PBB-P2 dikirimkan melalui sms, jika nomor handphone Wajib Pajak sudah tidak aktif / berubah ataupun dan tidak bisa mengakses e-SPPT, Wajib Pajak bisa menghubungi kantor UPPPD setempat.

Untuk kepentingan pendaftaran dan pengunduhan e-SPPT PBB-P2 NIK yang digunakan adalah NIK pemilik terbaru. Untuk proses balik nama SPPT PBB-P2 dapat menghubungi kantor UPPPD setempat.

Pembayaran PBB-P2 dapat dilakukan dengan cara :

  1. Layanan teller : Bank DKI, BJB, BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, Bank Bukopin, Bank MNC, BRI Syariah, Bank OCBC NISP, PT. POS Indonesia, Indomaret, Alfamart dan Dan+Dan
  2. Layanan ATM : Bank DKI, BJB, BRI, BNI, BNI, Bank Mandiri, BTN, Bank MNC, BCA, Bank CIMB Niaga, Bank Maybank, Bank Danamon dan Bank Mega.
  3. Layanan Internet Banking : BJB, BRI, BNI, Bank Mandiri, BCA, Bank CIMB Niaga, Tokopedia, Traveloka, LinkAja, Bukalapak, dan GoPay.
  4. Layanan Mobile Banking : Bank DKI, BNI dan Bank Mandiri
  5. Layanan PPOB (Payment Point Online Bank) : BNI
  6. Layanan EDC : BJB
  7. Layanan RTGS Bank DKI :
    • Pastikan jumlah yang ditransfer sudah termasuk biaya admin Bank DKI
    • Konfirmasi bukti transfer ke email : dso.pajak@bankdki.co.id
    • Validasi Bukti transfer ke Teller Bank DKI terdekat.

Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Gedung Dinas Teknis Abdul Muis No.66 Jakarta Pusat. Contact center di nomor 1500-177.

Tidak ada, wajib pajak hanya menginput data pemohon dan data objek pajak, yaitu sebagai berikut :

  1. NIK
  2. NPWP
  3. Nama (Sesuai KTP)
  4. Tempat Tanggal Lahir
  5. Nomor Objek Pajak (NOP)
  6. Nama (Sesuai SPPT)
  7. Email
  8. Nomor Handphone

UPPPD setelah melakukan verifikasi objek tersebut bersengketa, mengirim data ke Pusdatin untuk di-exclude.

UPPPD melakukan verifikasi dan validasi sebelum mengunggah data NOP, NIK, No HP, email via Apex. Data objek yang berkas permohonannya belum selesai tidak diunggah.

UPPPD melakukan verifikasi dan validasi sebelum mengunggah data NOP, NIK, No HP, email via Apex. Data objek yang berkas permohonannya belum selesai tidak diunggah. Jika berkas sudah selesai, UPPPD menginformasikan kepada pemohon untuk dapat mendaftar/men-download e-SPPT.

Dengan adanya e-SPPT yang merupakan dokumen elektronik, Wajib Pajak dapat mencetak e-SPPT PBB-nya sendiri setelah memiliki akses ke dalam layanan Pajak Online pajakonline.jakarta.go.id

Dengan adanya e-SPPT yang merupakan dokumen elektronik, Wajib Pajak dapat mencetak e-SPPT PBB-nya sendiri setelah memiliki akses ke dalam layanan Pajak Online pajakonline.jakarta.go.id

Wajib Pajak PBB-P2 Orang Pribadi dan Badan yang memiliki Objek Pajak PBB-P2 di wilayah DKI Jakarta yang telah mendaftar di : https://pajakonline.jakarta.go.id/esppt

Bisa, selama data yang diinput di : https://pajakonline.jakarta.go.id/esppt sesuai dengan data SPPT PBB-P2 yang terdaftar.

Untuk NIK yang tidak terdaftar database Dukcapil Provinsi DKI Jakarta maka tidak bisa mengunduh e-SPPT PBB-P2.

e-SPPT PBB-P2 adalah bentuk transformasi digital dari SPPT PBB-P2 yang biasanya berupa cetakan kertas menjadi dokumen elektronik.

e-SPPT PBB-P2 diluncurkan untuk mengurangi cetakan kertas (paperless) dan turut serta menjaga lingkungan (go green). Wajib Pajak juga akan dimudahkan karena dapat mengakses, mengunduh, dan mencetak sendiri SPPT PBB-P2.

e-SPPT PBB-P2 diluncurkan untuk mengurangi cetakan kertas (paperless) dan turut serta menjaga lingkungan (go green). Wajib Pajak juga akan dimudahkan karena dapat mengakses, mengunduh, dan mencetak sendiri SPPT PBB-P2.

Tujuan kebijakan e-SPPT PBB-P2 yaitu :

  1. mendorong optimalisasi penerimaan Pajak Daerah PBB-P2
  2. memberikan kemudahan Wajib Pajak dalam mengakses, mengunduh, dan mencetak sendiri SPPT PBB-P2.
  3. mengurangi cetakan kertas (paperless) dan turut serta menjaga lingkungan (go green)
  4. menjalankan protokol kesehatan di masa pandemik sehingga bisa meminimalisir tatap muka antara masyarakat dengan petugas pajak

Dokumen e-SPPT PBB-P2 dikirimkan melalui email yang telah didaftarkan di laman https://pajakonline.jakarta.go.id/esppt

×