• Beranda
  • Berita
  • Transformasi Digital Pajak Daerah: Implementasi Sistem E-TRAPT Tahun 2025

Transformasi Digital Pajak Daerah: Implementasi Sistem E-TRAPT Tahun 2025

06 Januari 2026

Halo Sobat Pajak!  Dalam rangka meningkatkan akurasi dan efisiensi pengawasan pajak daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta kini mengembangkan dan mengimplementasikan sistem E-TRAPT atau Electronic Transaction Perporation Agent. Sistem ini hadir sebagai platform pengumpulan data transaksi dari berbagai sumber secara elektronik, yang memungkinkan proses konsolidasi data lebih cepat, tepat, dan akurat.

Apa Itu E-TRAPT?

E-TRAPT adalah sebuah Agent Software yang dirancang untuk membaca dan menangkap data transaksi usaha secara otomatis dari perangkat yang telah diberikan akses oleh wajib pajak. Tidak seperti tapping box, E-TRAPT tidak memerlukan perangkat keras tambahan di lokasi usaha. Data transaksi yang diperoleh akan langsung dikirimkan ke server Bapenda DKI Jakarta sebagai bahan pengawasan dan evaluasi kewajiban perpajakan.

Pemasangan E-TRAPT

Pemasangan dilakukan oleh tim E-TRAPT dari Bapenda DKI Jakarta berdasarkan rekomendasi UP3D dan Suku Badan. Namun, Wajib Pajak juga dapat mengajukan permohonan mandiri ke Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) atau langsung ke Bapenda DKI Jakarta.

Dasar Hukum

Pelaksanaan sistem E-TRAPT ini didasarkan pada:

  • Peraturan Gubernur Nomor 2 Tahun 2022 tentang perubahan atas Pergub No. 98 Tahun 2019 mengenai pelaporan data transaksi usaha secara elektronik.
  • Surat Tugas Kepala Bapenda Nomor 1024/UD.02.01 tentang evaluasi, pemeliharaan, dan pengembangan sistem E-TRAPT.
  • Surat Tugas Nomor 11/KG.11.00 Tahun 2025 tentang Tim Implementor Online Sistem Pajak Daerah E-TRAPT.

Tugas Tim Implementor E-TRAPT

Tim implementor yang telah ditugaskan oleh Kepala Unit Pusat Data dan Informasi Pendapatan memiliki tanggung jawab sebagai berikut:

1. Melakukan survei, instalasi, konfigurasi, dan pemantauan terhadap perangkat lunak E-TRAPT di lokasi usaha wajib pajak.

2. Melaporkan pelaksanaan kegiatan secara berkala kepada Kepala Unit Pusat Data dan Informasi Pendapatan.

3. Melaksanakan tugas tersebut mulai tanggal 6 Januari 2025.

Nama-nama Petugas Implementor

Berikut adalah nama-nama petugas yang tergabung dalam Tim Implementor Online Sistem Pajak Daerah E-TRAPT Tahun 2025:

NO

NAMA

KETERANGAN

FOTO

1

ARIFIN

Tenaga Teknis

2

DWI PUTRA GUNAWAN

Tenaga Teknis

3

CHRISTINA NATALIA

Tenaga Teknis

4

AGUNG SETIAWAN

Tenaga Teknis

5

OSCAR PRATAMA ADY PUTRA

Tenaga Teknis

6

HENDI IRAWAN

Tenaga Teknis

7

ARI NUGRAHA

Tenaga Teknis

8

RIZAL JUNAEDI

Tenaga Teknis

9

DAVVA OKTA RAMADHAN

Tenaga Teknis

10

ARDIAN SABILLA

Tenaga Teknis

11

MUCHAMMAD ARDLIANSHOCH

Tenaga Teknis

12

CHANDRA SAPUTRA

Tenaga Teknis

13

JEFFRY SYLVESTER MATAUSEYA

Tenaga Teknis

14

ADITYA MAULANA IKHSANI

Tenaga Teknis

15

KEVIN ALVRIDZA PANTORO

Tenaga Teknis

16

MUHAMMAD NAUFAL

Tenaga Teknis

17

SYAHRUL SARIF SAWEGA

Tenaga Teknis

18

DWI ADI PRASETYO

Tenaga Teknis

19

SAHRUL RAMADAN

Tenaga Teknis

20

AL HABIB RIZKY MUHAMMAD

Tenaga Teknis

21

AFRIZAL FAJAR MAULANA

Tenaga Teknis

22

AGUS PRASETYO

Tenaga Teknis

23

GLADISTYA SAPUTRI DEWI

Tenaga Teknis

24

DENDI DARMAWAN

 

Tenaga Teknis

25

ELYEZER SIDABUTAR

 

Tenaga Teknis

26

ROHMAN ABDUL MALIK

 

Tenaga Teknis

27

BAYU HADI WIJAKSONO 

Tenaga Teknis

28

MUHAMMAD SAMHAN

Tenaga Teknis

29

HABEL NAVARO RENATO MATULESSY

Tenaga Teknis

30

IBRAHIM LUTFI

Tenaga Teknis

 

Dengan diterapkannya sistem ini, diharapkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan pajak usaha dapat semakin meningkat, serta mempermudah Bapenda dalam melakukan pengawasan terhadap kewajiban perpajakan secara real-time dan online.

Mari bersama-sama mendukung digitalisasi perpajakan daerah untuk Jakarta yang lebih baik!

Baca Juga: Modernisasi Pajak Jakarta, Yuk Mengenal E-TRAPT dan Manfaatnya