background

Daftar Berita

Pencarian :
Kategori :
Tarif Pajak Progresif
24 Jun 2020
Pelayanan Terpadu

Tarif Pajak Progresif

Berikut ini tarif pajak progresif untuk wilayah DKI Jakarta berdasarkan PERDA Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 tahun 2015: 1. Tarif Pajak Kendaraan Bermotor kepemilikian oleh orang pribadi ditetapkan sebagai berikut: untuk kepemilikan kendaraan bermotor pertama, sebesar 2% (dua persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor kedua, sebesar 2,5% (dua koma lima persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor ketiga, sebesar 3% (tiga persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor keempat, sebesar 3,5% (tiga koma lima persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor kelima, sebesar 4% (empat persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor keenam, sebesar 4,5% (empat koma lima persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor ketujuh, sebesar 5% (lima persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor kedelapan, sebesar 5,5% (lima koma lima persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor kesembilan, sebesar 6% (enam persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor kesepuluh, sebesar 6,5% (enam koma lima persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor kesebelas, sebesar 7% (tujuh persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor kedua belas, sebesar 7,5% (tujuh koma lima persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor ketiga belas, sebesar 8% (delapan persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor keempat belas, sebesar 8,5% (delapan koma lima persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor kelima belas, sebesar 9% (sembilan persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor keenam belas, sebesar 9,5% (Sembilan koma lima persen); untuk kepemilikan kendaraan bermotor ketujuh belas dan seterusnya, sebesar 10% (sepuluh persen); 2. Kepemilikan kendaraan bermotor oleh badan tarif pajak sebesar 2% (dua persen) 3. Tarif Pajak Kendaraan Bermotor untuk : TNI/POLRI, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, ditetapkan sebesar 0,50 % (nol koma lima nol persen); angkutan umum, ambulans, mobil jenazah dan pemadam kebakaran, sebesar 0,50 % (nol koma lima nol persen); sosial keagamaan, lembaga sosial dan keagamaan sebesar 0,50% (nol koma lima nol persen) 4. Tarif Pajak Kendaraan Bermotor alat-alat berat dan alat-alat besar ditetapkan sebesar 0,20% (nol koma dua nol persen)  

Selengkapnya
Pelayanan Samsat Gerai Dibuka Kembali
16 Jun 2020
Pelayanan Terpadu

Pelayanan Samsat Gerai Dibuka Kembali

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta kembali membuka pelayanan gerai Samsat di lima wilayah kota pada masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, Senin (15/6). Plt Kepala Bapenda DKI Jakarta, Edi Sumantri mengatakan, pihaknya mulai membuka pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di sejumlah pusat perbelanjaan atau mal yang tersebar di lima wilayah kota administrasi di masa PSBB transisi yang dimulai sejak Senin (15/6) pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Serta layanan gerai Samsat di lima kantor kecamatan yang dimulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. "Total sebanyak 16 gerai Samsat yang mulai dibuka di sejumlah pusat perbelanjaan maupun kantor kecamatan yang dimulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Khusus hari Sabtu, layanan gerai samsat selama PSBB transisi sementara waktu ditiadakan," ujar Edi Sumantri, Senin (15/6). Ia mengungkapkan, layanan gerai Samsat di pusat perbelanjaan maupun kantor kecamatan dibuka kembali di masa PSBB transisi untuk memberikan kemudahan kepada warga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran wabah COVID 19 di Ibukota. "Warga dapat mendatangi gerai yang terdekat dengan rumah tinggal atau kantor tanpa perlu datang ke kantor Samsat di setiap wilayah dengan menyertakan bukti kepemilikan kendaraan bermotor dan KTP," ungkapnya. Edi menambahkan, realisasi penerimaan PKB hingga akhir pekan kedua Juni 2020 mencapai Rp 3,31 triliun dari total target penetapan hingga akhir tahun 2020 sebesar Rp 9,5 triliun. Sedangkan realisasi penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) telah mencapai Rp 1,9 triliun dari total target penetapan hingga akhir 2020 sebesar Rp 5,9 triliun. "Kami mengimbau wajib pajak di Ibukota untuk menunaikan pembayaran PKB di gerai maupun menggunakan layanan Samsat online untuk membantu Pemprov DKI Jakarta yang saat ini sedang menangani wabah COVID 19," tambahnya. Sekadar diketahui 16 gerai Samsat yang dibuka pada penerapan PSBB transisi yakni tiga lokasi Jakarta Pusat berada di Thamrin City, Mangga Dua dan kantor Kecamatan Kemayoran. Tiga lokasi gerai Samsat di Jakarta Utara berlokasi di Mal Artha Gading, Pluit Village dan KecamatanPenjaringan. Empat lokasi gerai Samsat di Jakarta Selatan berlomasi di Mall Pelayanan Publik, Blok M Square, Mal Gandaria City dan kantor Kecamatan Pasar Minggu. Sementara tiga Gerai Samsat di Jakarta Barat berlokasi di Mall Taman Palem, Lippo Mall Puri dan kantor Kecamatan Kebon Jeruk. Serta tiga gerai Samsat di Jakarta Timur berlokasi di Tamini Square, Grand Cakung Mall dan kantor Kecamatan Pulo Gadung.

Selengkapnya
×